secara orientasi dalam pengorganisasian

3. Secara orientasi yang mengakibatkan bingung dan kenapa bisa terjadi?simaklah contoh ini dalam nilai dan visi mereka membuat dah sudah jadi dan lengkaplah nilai visi dalam organisasi tersebut tapi dalam misi mereka mereka tidak mempunyai tidak ada planning tujuan kedepan dalam artinya mereka gak ada tujuan adanya organisasi ini mau diapaain?, membuat aturan memang ini akan menjadi penting dalam organisasi tapi bila 1 syarat organisasi itu kurang maka hasilnya akan buruk tanpa aturan buat besok atau masa depan mereka berkerja dengan aturan apa? Profesionalisme yang berarti sifat tenaga kerja yang professional dalam pekerjaan suatu organisasi, apa akan tertutup dalam organisasi dengan tidak ada misi ditutup oleh professionalisme? Jawabnya tidak profesional sifat persyaratan sedangkan misi akan membatu dalam mengerjakan suatu tujuan di organisasi secara orientasi,insentif mencapai targetkan bila dari misi sudah tidak ada? Tidakan mencapai target karena organisasi ini tidak tahu kedepannya mau kemana,tujuan adanya organisasi ini untuk apa, sumber daya adalah sumber daya dari alamm atau manusia artinya anggota dan barang terus untuk pimpinan mau di bawa kemana anggota tersebut dengan tidak adanya misi? Bagaimana dengan barang? Apakah akan menummpuk?, rencana kerja dengan adanya rencana kerja suatu syarat terkahir untuk membuat suatu organisasi dalam orietasi maka tidak akan bisa berkembang bila misi saja tidak ada dalam organisasi dan berakitbatkan suatu organisasi menjadi Bingung.

4 Dan yang ini sering terjadi di Indonesia yang menghasilkan Konflik kepentingan, dalam nilai dan visi memang mereka membuat karena agar ada patokan dalam melaksanakan tugas dan bisa di hendel dalam kerja dan misi mereka membuat dengan tujuan yang jelas dan kedepan mau apa, dalam ini bisa kita simak memang visi dan misi sangat penting dalam organisasi agar tidak menyimpang sedangkan misi harus di buat karena bisa untuk penargetan suatu organisasi dalam sifat pemasaran dan ekonomi management sangat dibutuhkan tetapi bila aturan organisasi tidak ada akan bagaimana organisasi tersebut bisa jalan dan bekerja?karenadengan adanya aturan dalam organisasi maka seorang pimpinan suatu organisasi bisa mengawasi jalan kerjanya suatu anggota organisasi dan tentu peraturan ini bisa jadi suatu sifat yang memaksa dalam organisasi karena memiliki aturan aturan yang harus di patuhi dalam organisasi,seara prosesnya bila tanpa aturan maka apakah akan ada profesionalisme?, pasti akan kurangnya sifat profesonalise karena tidak adanya aturan yang berlaku dalam organisasi secara logik bila suatu perusahaan tidak ada aturan kerja maka kita bisa masuk kerja terserah kita dan semaunya kita dengan gaji yang tidak berubah,bagaimana dengan insentifnya? Tentu disini akan membuat kurang bisa melakukan insentif karena tidak ada aturan yang berlaku dalam organisasi tersebut walau ada sumber daya yang memadai tapi anggotanya tidak bisa memiliki aturan organisasi tidak akan membantu dala pengerjaan organisasi tersebut,rencana kerja tanpa adanya aturan akan pengaruh rencana kerja tidak akan bisa membantu dalam keorganisasian dengan ada pendambing aturan dan artinya bila kedepannya aka nada konflik kepentingan dari anggotanya saling menjatuhkan untuk kepentingan masing masing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: